Sulit dipungkiri, Holocaust
merupakan luka sejarah bagi kaum Yahudi. Latarnya adalah Perang Dunia II.
Jerman dibawah komando Adolf Hitler melancarkan genosida yang merenggut enam
juta jiwa penganut Yahudi. Keganasan Hitler menular pada kompatriotnya sesama
Nazi, Benito Mussolini. Sang diktator turut membumihanguskan sekitar 8.000
orang Yahudi di Italia.
Monday, February 4, 2013
Friday, February 1, 2013
Lima Klub Medioker yang Memiliki "La Masia"
Bila berdebat tentang akademi sepak bola terbaik,
Barcelona yang memiliki La Masia dan Manchester United yang sempat melahirkan "Class
of 92" jelas jadi urutan teratas. Perolehan gelar yang diwarnai
oleh sumbangsih para lulusan akademi bisa jadi indikator. The Red Devils
menorehkan Treble Winners pada 1999, sedangkan La Blaugrana menggapai tiga trofi
"Big Ears" dalam satu windu terakhir.
Monday, December 31, 2012
Enam Alasan Ronaldo Kembali Berseragam Man. United
"Suatu hari nanti,
Cristiano akan pulang ke rumah. Bila ingin memenangkan Ballon d'Or, dia harus
kembali ke Manchester United," ungkap Evra kepada MUTV.
Monday, November 19, 2012
Pelakon False Nine dari Masa ke Masa
Pada Euro 2012 lalu, publik
terheran-heran kala skuad Spanyol kontra Italia dilansir. Tak satu pun tipikal
penyerang murni diturunkan Vicente del Bosque. Padahal, daftar pemain La Furia
Roja bercokol striker haus gol semisal Fernando Torres, Fernando Llorente dan
Alvaro Negredo.
Putusan sang entrenador berbuah
manis. Duet bek tengah lawan kelimpungan lantaran aliran bola Xavi Hernandez cs
kian sulit diterka. Spanyol melenggang ke final dan menaklukkan Italia. Kata
"inovasi" lantas mencuat.
Sukses Para False Nine di Tiga Liga Besar Eropa
Pemandangan unik tampak pada
daftar top skorer tiga liga besar Eropa, yakni Inggris, Italia dan Spanyol. Tak
satu pun pencetak gol terbanyak merupakan tipikal penyerang murni.
Wednesday, October 26, 2011
Sepak Bola dan Gerakan Separatis
Kisah Barcelona, yang menjadi senjata tiga juta penduduk Catalunya untuk menentang pemerintah Spanyol tentu bukan barang baru. Slogan “Catalonia is not Spain” melekat pada klub yang berdiri sejak 1899 ini.
Barcelonistas kerap melantunkan nyanyian dengan bahasa Catalan. Isinya sudah tentu mencaci keganasan Kerajaan Spanyol di masa lampau. Bak sekelompok paduan suara, mereka rutin menyanyikannya di stadion Camp Nou .
Friday, June 24, 2011
Aime Jacquet - Peletak Fondasi Les Blues
Prestasi Prancis di akhir 90-an tak lepas dari andilnya. Tim bentukannya di Piala Dunia 1998 mampu bertahan hingga Piala Eropa 2000.
Tuesday, February 8, 2011
Andai Politik Tak Kenal Sepak Bola
Permainan ini tak kenal golongan dan kelas. Sekalipun para penonton di Gelora Bung Karno dipisahkan karena nominal yang terukir di lembaran tiket, tujuan mereka tetap untuk tim nasional. Sepak bola menjadi alat nasionalisme ditengah derasnya arus globalisasi. Beda hal dengan sepak bola, politik menjadi representasi dan perjuangan kepentingan golongan.
Tuesday, December 28, 2010
Bukan Saatnya Cari Kambing Hitam
“Sisi negatif sepak bola adalah sisi negatif masyarakatnya. Orang per orang membawa masuk pengaruh negatifnya ke dalam masyarakat melalui sepak bola", demikian ujar Jose Mourinho. Ungkapan pria yang biasa disapa Mourinho seolah terbukti jelang berakhirnya Piala AFF 2010 ini. Kemenangan Malaysia yang diwarnai gangguan sinar laser telah di cap aksi tak sportif suporter sepak bola Malaysia. Berkaca pada kata-kata Mourinho tersebut, kemunculan sinar laser di Bukit Jalil tak bisa digeneralisir
Thursday, July 1, 2010
Tidak Ada Tempat untuk Kesempurnaan
Modernisasi sepak bola telah membuat menggeser orientasi dari pelaku sepak bola itu sendiri. Identifikasi politik, ekonomi, sosial, budaya, bahkan agama telah melahirkan sebuah tuntutan, yaitu kesempurnaan. Nila setitik pun tak dapat ditolerir.
Saturday, June 26, 2010
Buruk itu Relatif, Mutlak itu Sepak Bola
Sepak bola layaknya dua sisi uang logam. Negara miskin seperti Argentina dan Brasil mungkin harus berterima kasih pada sepak bola. Tanpa gol tangan tuhan Maradona, tendangan geledek Batistuta, atau kelihaian Lionel Messi menggiring bola, Argentina bukanlah sebuah kekuatan yang layak mendapat perhatian dunia. Brasil tanpa sebutan juara Piala Dunia lima kali pun tidak lebih dari sebuah negara miskin dengan predikat buta huruf tertinggi di Timur Laut.
Namun, tak selamanya sepak bola menampilkan sisi baiknya.
Saturday, June 19, 2010
Balas Dendam Putra Serbia
Hitler memang menjadi salah satu faktor perpecahan yang ada di Yugoslavia. Pada kurun waktu 1941-1945, Wali Raja Yugoslavia, Pangeran Paul terpaksa menandatangani kerja sama dengan Poros Jerman-Italia-Jepang. Perwira Serbia yang anti-Jerman pun berontak. Hitler yang murka terhadap perbuatan putra Serbia itu menyerang Yugoslavia. Negara Balkan terjungkal dengan mudah karena etnis non Serbia banyak bergabung dengan pasukan lawan. Pasukan NAZI dibawah komando Adolf Hitler mendapat dukungan dari Kroasia dan Bosnia, daerah konflik laten sepeninggal Kerajaan Ottoman.
Wednesday, April 14, 2010
Sepak Bola Tergusur ke Jalan
Sebuah tembang berjudul “Mereka ada di jalan” yang dibawakan seorang penyanyi kawakan, Iwan Fals, menunjukkan realita dewasa ini. Pemandangan dalam lagu ini lazim kita lihat di perkotaan. Tanah lapang telah menjelma menjadi perumahan, pertokoan, bahkan gedung pencakar langit.
Jangan harap anda dapat melihat tanah merah dihiasi sepasang gawang bambu
Thursday, March 4, 2010
Sepakbola adalah Solusi
Pertanyaan yang selalu terngiang dalam pikiran saya, “Apakah yang bisa di banggakan dari Indonesia?” Sudah menjadi rahasia umum kalau kita memiliki kekayaan berlimpah. Sumber Daya Alam kita pun melimpah. Namun, tidak ada pengelolaan yang baik terhadap kekayaan alam kita. Bagaimana bisa harga BBM naik-turun (turunnya juga baru sekali) di negara yang punya banyak kilang minyak? Kenapa Indonesia biisa impor beras sedangkan sawah tersebar di negara ini? Kalo dipikir-pikir, bagaimana bisa kekayaan alam kita di konversi menjadi keutungan berlimpah apabila diberikan dengan mudah ke negara lain, seperti yang di Tembagapura sana. Kita kaya akan budaya?
Friday, January 8, 2010
Jurang Pemisah yang Fiktif
“Where there is love there is life”
~Mahatma Gandhi~
Mungkin kalimat inilah yang membuat saya masih bertahan akan keputusan hidup yang sedang saya jalani. Hampir lima tahun saya mencoba berdiri tegak dengan perseteruan antara dua hal yang sangat kompleks, yaitu cinta dan agama. Mungkin banyak orang yang tidak setuju dengan cara saya, termasuk orang-orang terdekat sekalipun mereka tidak pernah menyampaikannya secara eksplisit.
Sunday, June 14, 2009
Los Galacticos Part II: Ancam Darah Muda??
“Penjarahan” pemain berlabel bintang dengan harga menjulang dari berbagai tim dilakukan demi ambisi gelar juara. Memang seperti itulah kebijakan yang dilakukan Real Madrid setiap kali Florentino Perez duduk di singgasana presiden. Ada asumsi bahwa Real Madrid “panas”terhadap prestasi treble winners yang dilakukan Barcelona. Rivalitas antara kedua tim membuat Perez melakukan apa saja demi gengsi.
Thursday, May 28, 2009
Review Final Liga Champions Peralihan Tongkat Estafet Ballon d'Or?
Sebelum pertandingan Final Liga Champions mata para pecandu sepakbola tertuju kepada pertemuan dua pemain yang dianggap sebagai talenta terbaik dunia saat ini, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Ronaldo yang mengantarkan timnya meraih double winners musim lalu meraih Ballon d'Or musim tahun lalu dan Messi mengikutinya di posisi kedua. Pada pertandingan ini, Messi berhasil membuktikan kelebihannya dari Cristiano Ronaldo.
Opini : Sepakbola Inggris tidak Lebih Baik dari Italia
"Klub Italia harus lebih baik lagi baik dalam hal permainan dan fisik. Mereka harus memperbaiki lagi. Premier League lebih kompetitif dibanding Seri A, di mana banyak sekali gangguan terjadi."
Fabio Capello, Pelatih Timnas Inggris.
English Premier League disebut-sebut sebagai liga terbaik dunia saat ini. Italian Seri A yang menjulang di 1990-an kalah tenar oleh kompetisi tersebut.
Monday, January 19, 2009
Sindrom Pasca Winter Break
Penampilan pemuncak klasemen sekaligus juara bertahan Serie A, Inter Milan, masih jauh dari memuaskan. Awal tahun 2009 diawali hasil imbang dengan Cagliari. Pada pertandingan itu Inter dibobol terlebih dahulu oleh pemain yang ironisnya masih menjadi milik Inter, Robert Acquafresca. Ironisnya, hasil imbang tersebut terjadi di kandang sendiri. Kekecewaan Jose Mourinho berlanjut dengan kekalahan memalukan oleh Atalanta. Inter tertinggal tiga gol terlebih dahulu sebelum gol Ibrahimovic menciptakan gol penghibur menjelang peluit panjang.Rentetan hasil memuaskan tersebut membuat pesaing Inter kian mendekat.
Saturday, December 27, 2008
Wawancara dengan Nursanita Nasution
Pengaruh Kultur Sangat Besar!
UU No. 2 Tahun 2007 tentang Partai Politik dan UU No. 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum memberikan dukungan untuk terlaksananya affirmative action dalam rangka meningkatkan peranan perempuan di bidang partai politik. Ditentukannya 30% pengurus partai politik di semua tingkatan harus diisi oleh perempuan dan 30% calon anggota legislatif juga diisi oleh perempuan dengan jaminan penempatan pada nomor urut kopiah atau dasi, cukup memberi peluang kepada peningkatan peranan perempuan secara kuantitatif. Tetapi hal tersebut belum menjamin calon anggota legislatif dari kalangan perempuan akan benar terpilih, karena partai politik berubah pikiran dalam penetapan calon terpilih d
Subscribe to:
Posts (Atom)

